Banker on Writing

Ketika menulis adalah kebutuhan : katarsis, belajar dan berbagi

MALEA PRINKA DEVARAZZAQ


Pagi tadi, saya telpon Bapak yang saat ini ada di Surabaya. Saya sangat terharu, mendengar suara beliau yang tampak sangat bahagia, sangat gembira, menyambut hadirnya seorang cucu baru.

Ya, di usia beliau yang baru 65 tahun, adik kami --Ndarie dan Djoko sang suami-- "menghadiahi" Bapak seorang cucu laki-laki. Cucu yang kelima.

Alhamdulillah, Malea Prinka Devarazzaq, lahir pada tanggal 21 Agustus 2008 pukul 01.30 WIB di Yogyakarta. Berat 3,5 kg, panjang 50 cm.

Kata ibunya, Malea berarti "laki-laki". Prinka berarti "suatu hasil karya". Devarazzaq berarti "pembawa rizki dari Allah". Semoga harapan dan doa dalam nama itu bisa terwujud.

Buat Ndarie dan Djoko, selamat ya! Semoga Malea (eh, panggilannya siapa sih?) menjadi anak yang sholeh, berbakti pada orang tua dan agama. Kami yakin, kehadiran si kecil akan memberi warna tersendiri dalam kehidupan kalian. Amien.

Buat Mbah Kung alias Mbah Pardino, selamat juga ya! Udah punya cucu cowok empat ya! Ehm... jadi, bagaimanapun, Faya masih yang paling cantik kan, Mbah! Hehe.

Buat keluarga besar kami, selamat. Telah bergabung seorang "kader" generasi masa depan, yang Insya Allah akan terus membawa nama baik bagi keluarga besar kita. Amien.

Buat saya sendiri, selamat juga ya, tambah keponakan! Hehehe...


Salam,

Fajar S Pramono


Foto : Ndarie-Djoko beserta Mbak Rina dan Bapak seusai ijab kabul.

0 komentar: